Virus Corona telah mengalami mutasi sejak sekian tahun, bahkan telah menjangkit banyak korban. Untuk beberapa tipe virus corona, sudah terdapat vaksin yang telah ditemukan oleh para ahli. Namum sampai saat ini belum ada yang menemukan vaksin untuk jenis Covid-19 yang masih mewabah di masyarakat. Perkembangan Virus Corona ketika masuk ke dalam tubuh juga masih terus dalam tahap penelitian. Berikut terdapat beberapa cara perkembangan tersebut.

Cara Covid-19 Menyerang Tubuh

1. Mempengaruhi Paru-Paru

Layaknya Virus Corona sebelumnya seperti SARS, MERS, ataupun flu biasa. Covid-19 juga merupakan salah satu penyakit yang menyerang pernapasan, yang pada akhirnya mempengaruhi paru-paru. Ketika terjangkit virus ini, maka gejala akan segera timbul setelah 2 hingga 14 hari. Tingkat keparahan penyakit yang disebabkan oleh Covid ini pun beragam, mulai dari gejala ringan, sakit parah, atau bahkan tanpa gejala sama sekali.

Perkembangan Virus Corona di Dalam Tubuh Masa Inkubasi Virus Corona

2. Menyerang Sistem Kekebalan Tubuh

Virus Corona yang masuk ke dalam tubuh tentu akan menyerang sistem kekebalan yang ada pada tubuh. Meski respon imun ini dapat membersihkan tubuh dari infeksi, namun terkadang juga bisa saja menyebabkan kerusakan kolateral pada tubuh. Karena masuknya virus, maka tubuh merespon dengan peradangan yang intens. Sel-sel kekebalan tersebut memproduksi sitokin untuk melawan virus atau infeksi yang terjadi.

Namun, jika terlalu banyak respon imun yang dilakukan maka akan menyebabkan masalah dalam tubuh. Kelebihan memproduksi sitokin ini sebagian besar dialami oleh orang dewasa, sedangkan anak-anak memiliki respon imun langsung. Oleh karena itu, orang yang lebih tua lebih rawan terkena sakit parah setelah terinfeksi oleh Covid-19. Anak-anak biasanya cenderung tidak memiliki gejala, dan lebih kebal terhadap virus tersebut.

3. Perut dan Usus

Beberapa pasien yang positif terinfeksi Virus Corona jenis Covid-19 melaporkan gejala gastrointestinal. Tandanya berupa diare atau rasa mual yang terjadi, meksi gejala ini lebih jarang terjadi daripada masalah lainnya. Kemungkinan, virus yang masuk hanya sampai di organ paru-paru dan tidak sampai mencapai usus. Hasil penelitian juga menyebutkan bahwa sampel feses dari orang yang terjangkit Covid-19, juga dinyatakan positif Virus Corona.

4. Hati dan Ginjal

Perkembangan Virus Corona di dalam tubuh juga diduga mempengaruhi sistem kerja ginjal dan hati. Karena terdapat tanda terjadi kerusakan hati pada seseorang yang dinyatakan positif Covid. Namun, belum jelas apakah hal tersebut memang dampak dari virus atau karena obat yang digunakan dalam perawatan. Menurut dokter di UCLA Medical Center, kerusakan tersebut mungkin disebabkan karena radang paru-paru, sehingga ginjal pun ikut rusak.

Perkembangan Virus Ternyata Penyakit Misterius di China Disebabkan oleh Virus Corona

5. Jantung dan Pembuluh Darah

Para ahli juga mengungkapkan bahwa Virus Covid-19, juga bisa berpengaruh terhadap organ jantung dan pembuluh darah. Gejala yang muncul yaitu irama jantung yang tidak beraturan, karena kurangnya darah yang masuk ke dalam jaringan. Atau bisa juga terjadi karena tekanan darah yang cukup rendah. Namun sejauh ini, belum ada indikasi nyata atau penelitian yang membuktikan bahwa Virus Corona dapat langsung merusak jantung.

Itulah cara Virus Covid-19 mulai menyerang tubuh. Terkadang gejala yang timbul awalnya hanya terlihat seperti flu biasa, namun lama kelamaan bisa semakin parah. Bahkan tidak hanya menjangkit satu organ saja, melainkan juga berpengaruh kepada organ-organ lainnya. Oleh karena itu, jika muncul gejala awal maka sebaiknya segera periksakan ke rumah sakit atau dokter terdekat. Selalu waspada dan ikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Virus Corona.