Kondisi dunia globalisasi yang semakin berkembang seringkali mempengaruhi pola perubahan sosial masyarakat menjadi lebih modern. Berbagai gaya kehidupan modern yang ditawarkan juga banyak melunturkan budaya Indonesia. Bahkan, kebiasaan budaya barat seakan menjadi budaya baru di masyarakat. Lantas, hal apa saja yang dapat mempengaruhi hal itu terjadi?

Beberapa Pengaruh 7F Terhadap Perilaku Masyarakat

1. Fashion

Perkembangan trend busana yang berkembang di dunia modern sudah banyak yang menawarkan berbagai gaya busana yang mengumbar aurat dan syahwat. Dalam hal ini, beberapa busana yang digunakan oleh para remaja seringkali berupa busana yang press body maupun gaya busana dengan mengesampingkan jilbab ke pundak.

fashion Pola Perubahan Sosial di indondesia

2. Food

Hadirnya berbagai makanan cepat saji yang diproduksi oleh pabrik maupun berbagai toko seringkali tidak bisa dipertanggung jawabkan kehalalannya. Begitu pula, beberapa makanan seperti bakso yang dijual juga terkadang dicampur menggunakan daging oplosan seperti daging sapi dan daging babi. Selain itu, saat ini juga telah banyak makanan yang dicampur dengan narkoba untuk diberikan secara percuma.

3. Film

Berbagai film barat yang masuk ke Indonesia juga banyak menyajikan frame of thinking dan mempengaruhi sikap masyarakat. Hal ini dapat diketahui dengan melihat sikap gaya hidup masyarakat yang mengikuti berbagai gaya kehidupan barat yang dapat memicu pola hidup konsumtif.

Selain itu, film-film ini juga seringkali menyajikan berbagai teknologi canggih sehingga penggunaan elektronik yang dicontoh oleh masyarakat dapat menghasilkan berbagai kebiasaan negatif jika tidak terkontrol. Begitu pula, budaya barat yang dihadirkan dalam film seperti kebebasan dalam pergaulan juga berpengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat.

4. Free Thinking

Informasi yang banyak dihadirkan oleh budaya barat melalui film, berita maupun gambar dapat mempengaruhi kebiasaan sehari-hari. Akibatnya, masyarakat dapat lebih mempercayai pemikiran-pemikiran yang mementingkan logika dibanding dengan pemikiran yang berbasis agama.

Dalam hal ini, memilih pendidikan yang tinggi yang bersifat formal tanpa mengimbanginya dengan pemahaman agama seringkali menjadi hal yang lebih diutamakan. Hal ini tentu akan membentuk pola perubahan sosial yang cenderung keras, suka berdebat dan memilih kehidupan duniawi dengan meninggalkan nilai kejujuran.

5. Fun

Dewasa ini, berbagai kesenangan yang melelaikan seringkali menjadi konsumsi masyarkat yang paling menggiurkan. Hal-hal seru yang menggiurkan seringkali dihadirkan dalam waktu-waktu yang kurang tepat. Misalnya, film-film kartun yang disukai oleh anak-anak ditayangkan pada saat menjelang magrib.

Begitu pula, hal-hal kecil yang terkadang bisa melukai hati seseorang seringkali mudah untuk ditertawakan. Bahkan, kegiatan lawakan yang berkembang saat ini juga dapat berasal dari kegiatan yang membahayakan orang orang lain, seperti memukul orang lain atau mencelakai orang lain dengan membuatnya terjatuh.

6. Free Seks

Berbagai industri seks banyak sekali ditawarkan di kalangan remaja. Hal ini dapat dilakukan dengan memasukkan adegan yang berbau seks pada film-film serial remaja. Oleh sebab itu, budaya seperti ini dapat mempengaruhi kondisi sosial masyarakat dengan menganggap free seks adalah hal yang wajar.

Contoh Pola Perubahan Sosial

7. Friction

Selain itu, berbagai pemahaman yang disebarkan melalui berbagai komunitas seringkali memicu berbagai pertikaian dan perpecahan masyarakat di Indonesia. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menyisipkan beberapa pemahaman yang keliru dalam kegiatan diskusi yang dapat mengubah pola pemikiran suatu masyarakat.

Globalisasi pada dasarnya dapat memberikan dampak yang positif seperti perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Tetapi, kondisi ini juga dapat berdampak negatif seperti hadirnya 7F karena tidak adanya filter yang menyaring berbagai hal untuk diterima masyarakat.