Keberadaan merek memiliki fungsi yang sangat penting bagi suatu perusahaan. Adanya merek membuat produk lebih mudah dikenali oleh masyarakat. Maka tak heran jika banyak perusahaan yang membuat merek dan mendaftarkan merek tersebut agar tidak ditiru perusahaan lain. Jika anda memiliki usaha dan berencana melakukan pendaftaran merek dagang online dan membutuhkan informasi mengenai langkah langkahnya, simak ulasan berikut.

Langkah Mudah Mendaftar Merek Dagang Secara Online

Cara mendaftar merek secara online sebenarnya tidak sulit, bahkan bisa dikatakan lebih praktis. Anda bisa melakukan pendaftaran melalui aplikasi merek yang telah disediakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Adapun langkah langkah yang harus dilalui saat mendaftar yaitu anda perlu memesan kode billing terlebih dahulu di Simpaki. Adapun cara memesan kode billing ini dapat dilakukan melalui situs simpaki.dgip.go.id. Selanjutnya, anda perlu mengisi kolom yang disediakan.

mau tau cara  pendaftaran merek dagang online

Jika sudah melakukan pemesanan, maka anda akan diminta melakukan pembayaran pemesan. Langkah selanjutnya yaitu login kembali ke Aplikasi Merek. Di sini, anda perlu memiliki akun terlebih dahulu. Jika sebelumnya belum mempunya akun, maka anda akan diminta melakukan registrasi akun. Setelah melakukan registrasi, maka aplikasi sudah dapat digunakan untuk mengecek kode billing. Langkah pendaftaran merek dagang online selanjutnya yaitu masuk menggunakan akun anda.

Lalu isi data permohonan merek lalu submit data permohonan online dan data tersebut sudah dapat dicetak dan akan dilakukan pengecekan oleh petugas. Jika saat login ke aplikasi merek, anda lupa dengan kata sandi sebelumnya, maka anda bisa memilih kolom lupa password yang ada di bawahnya. Selanjutnya sistem akan memunculkan halaman lupa password. Setelah itu masukkan email yang telah didaftarkan kemudian klik tombol proses, maka sistem akan mereset kata sandi baru.

Perbedaan Tarif Pendaftaran Hak Merek Dagang

Tarif mengenai pendaftaran hak merek dagang sudah diatur oleh DJKI dalam PP Nomor 28 Tahun 2019. Tarif tersebut masuk dalam kategori PNBP atau penerimaan negara bukan pajak. Adapun tarif pendaftaran ini dibedakan berdasarkan kategori pemohon yakni UMKM atau umum serta sarana pendaftaran yakni secara online atau offline. Tarif untuk UMKM yang melakukan pendaftaran merek dagang online lebih murah dibandingkan kategori lain yaitu Rp 500.000.

ini pendaftaran merek dagang online Cara Mendaftarkan Merek Dagang

Sedangkan tarif pendaftaran untuk UMKM yang mengajukan permohonan secara offline lebih banyak yaitu Rp 600.000. Tarif pendaftaran hak merek untuk kategori umum yang dilakukan secara online yaitu Rp 1.800.000. Pendaftaran hak merek untuk kategori umum secara offline dibebankan tarif Rp Rp2000.000. Adapun tarif perpanjangan jangka waktu perlindungan hak merek tidak sama dengan pendaftaran dan tergantung dari kategori pemohon serta jangka waktu yang diinginkan.

Sebagaimana untuk perlindungan merek yang dilakukan dalam jangka waktu 6 bulan hingga akhir perlindungan merek dibebankan tarif UMKM Rp 1.000.000 untuk perpanjangan online dan Rp 1.200.000 untuk perpanjangan secara manual. Sedangkan untuk kategori umum dibebankan tarif yang lebih mahal yaitu Rp2.250.000 secara online dan Rp2.500.000 secara offline. Pendaftaran merek dagang online untuk perpanjangan jangka waktu ini bisa dilihat di laman DJKI.

Itulah beberapa ulasan mengenai cara mendaftar hak merek dagang secara online. Selain mengetahui langkah mendaftar merek dagang, anda juga perlu memahami ketentuan mengenai pendaftaran merek dagang. Merek yang diajukan seharusnya tidak sama atau menyerupai merek dagang usaha lain. Biasanya akan dilakukan pengecekan merek untuk mengetahui hal tersebut. Jika terjadi kemiripan, maka besar kemungkinan merek yang didaftarkan akan ditolak.