Bayi yang baru saja lahir memang akan menangis. Tangisan pertama ini menjadi salam pembuka bayi bagi dunia. Bayi memang akan menangis ketika baru saja dilahirkan. Hal ini menjadi salah satu hal yang wajar di dunia kedokteran. Sebaliknya jika bayi yang baru saja lahir tidak menangis maka perlu dicurigai. Bayi baru lahir menangis karena melalui tangisan ini bayi mencoba berkomunikasi dengan dunia sekitar. Tangisan ini juga sangat penting untuk kesehatan bayi karena dengan menangis menandakan bahwa paru-paru bayi berfungsi secara normal di luar rahim. Paru-paru merupakan organ yang sangat penting bagi tubuh. Paru-paru menjadi salah satu organ terpenting bagi pernafasan. Jika terjadi gangguan paru-paru maka bayi akan sulit bernafas dan cenderung akan diam. Maka dari itu jika bayi tidak menangis ketika dilahirkan maka patut diwaspadai akan terjadi masalah kesehatan yang serius pada bayi tersebut.
Tangisan bayi juga menjadi salah satu pertanda yang penting untuk organ wicara bayi itu. Jika bayi yang baru lahir menangis maka dapat dipastikan bayi tersebut bisa berbicara. Namun sebaliknya jika bayi tersebut diam ketika dilahirkan maka perlu dicek apakah ada sesuatu yang tersangkut pada kerongkongan bayi. Biasanya dokter atau perawat akan segera mengecek jika terjadi sesuatu yang janggal pada bayi yang baru saja dilahirkan. Tangisan bayi ini menjadi hal yang sangat penting karena bisa menjadi salah satu pertanda tentang kesehatan bayi tersebut. Bayi menangis bukan karena dia takut atau merasa sakit namun karena refleks alaminya ketika ia menyentuh dunia baru dan keluar dari rahim sang ibu. Bayi akan langsung beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Tangisan ini juga menjadi pertanda jika bayi tersebut dalam keadaan baik-baik saja.
Berikut ada beberapa fakta medis mengenai kenapa bayi baru lahir menangis.
1.Tanda paru-paru mulai berfungsi
Di dalam rahim, organ bayi belum berfungsi secara sempurna. Paru-paru belum bertugas normal karena suplai oksigen masih diperankan oleh tubuh sang ibu. Ketika bayi baru dilahirkan maka paru-paru akan dipaksa untuk mengeluarkan cairan. Proses ini terjadi karena dada akan tertekan sehingga memaksa paru-paru untuk mengeluarkan cairan yang ada di dalamnya. Pada tahapan ini juga rongga dada akan terus membuka sebagai kantong udara. Biasanya bayi menangis sekitar satu menit ketika baru saja dilahirkan.
2.Tanda bayi tidak mengalami tuna wicara
Tangis bayi menjadi salah satu tanda bahwa organ wicara dapat berfungsi dengan normal. Suara tangisan bayi dapat menjadi tolak ukur yang cukup akurat sebagi bukti bahwa organ wicara bayi tersebut akan dapat berfungsi secara normal dikemudian hari.
3.Cara berkomunikasi bayi
Tangisan bayi juga menjadi salah satu cara untuk berkomunikasi. Bayi yang baru lahir akan sering menangis jika merasa lapar. Maka sebagai ibu kita harus cepat tanggap ketika bayi kita menangis.
4.Bayi merasa kedinginan
Bayi yang baru lahir otomatis akan merasa kedinginan karena udara sekitar yang sangat berbeda ketika sedang berada di rahim sang ibu. Kulit bayi juga akan menjadi kering karena tidak ada selaput yag menyelimuti bayi. Bayi memberikan tanda dengan tangisan jika ia merasakan dingin yang berlebih. Sebaiknya bayi yang baru lahir untuk segera dibersihkan dan juga diberi selimut agar tetap mendapatkan kehangatan.
5.Ada masalah pada tubuh bayi tersebut
Tangisan bayi memang menjadi salah satu hal yang normal. Namun, jika tangisan ini terjadi dalam jangka waktu yang lama yaitu lebih dari 8 menit maka patut juga diwaspadai. Segera lakukan pemeriksaan yang intensif jika bayi kita menangis lebih dari 8 menit.